Artikel DPU
Refleksi
Salah satu yang harus kita waspadai dalam hidup adalah kita merasa takut kepada sesuatu selain Allah, yang membuat diri kita menjadi seorang munafik. Dalam ilmu tauhid, tidak berharap selain harap kepada Allah. Begitu pun rasa rakut.
Salam
Mungkin itulah ungkapan yang tepat sebagai gambaran bagaimana sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan bagi kaum miskin (dhuafa). Biaya kesehatan merupakan kata yang 'sangat menakutkan' karena ketika sakit, apalagi harus dirawat.
Wisata Akal
kalau umat Islam Indonesia ingin kaya, ya bisnis. Kuasai ilmunya. Cari modal yang cukup. Buka akses ke dunia pasar. Baru kemudian dikuatkan dengan nilai-nilai keagamaan. Kalau tidak sinergis, dalam kehidupan dan fasilitas untuk hidup, maka tak akan terwujud.
Dinar Dirham
Sistem ekonomi Islam juga melarang individu, institusi dan perusahaan memiliki apa yang menjadi kepemilikan umum, seperti minyak, tambang, energi dan listrik yang digunakan sebagai bahan bakar. Islam menjadikan negara sebagai penguasanya.
Napak Tilas
Andai pemimpin kita seperti Umar: cepat tanggap dan cepat bergerak, pasti tidak akan ada lagi orang-orang yang mengamen di pinggiran jalan dan meminta-minta. Juga tidak akan ada anak kecil (bayi) yang meninggal dunia karena busung lapar.
Gugah
Aparat negeri ini terkesan lebih suka menjepit rakyat kecil yang sudah biasa menjerit karena ketidakadilan di negeri ini. Mereka terkesan lebih senang membela pejabat dengan kekayaan berlipat, dibandingkan rakyat kecil yang biasa hidup melarat.
Bincang
Jika timbul pertanyaan, manakah yang didahulukan oleh seorang insan ketika ada masalah dalam hidupnya, apakah ikhtiar atau tawakal? Umumnya banyak orang menjawab ikhtiar terlebih dahulu baru tawakal. Tapi, keyakinan itu tak berlaku bagi seorang Ismoyo S. Soemarlan.
Kupas
Tak kurang dari 4.000 mahasiswa Indonesia tengah belajar ilmu agama Islam di universitas ini. Di usianya yang sudah mencapai lebih dari satu milenium, al-Azhar masih terus memancarkan pesonanya ke seluruh muka bumi.
Bilik Fiksi
Ciliwung mengalir dan menyindir gedung-gedung kota Jakarta. Kerna tiada bagai kota yang papa itu. Ia tahu siapa bundanya. Ciliwung bagai lidah terjulur. Ciliwung yang manis tunjukkan lenggoknya.
Member/Donatur Login
Layanan Kami

















