Berita DPU
INFAQ
HENDI FAUZI KUSDINAR, “Belajar, Bergerak, Bermanfaat”

Oleh : Nurmalasari Bayu

”Program kali ini mungkin akan lebih berat. Jika kemarin (Beasiswa Prestatif--red.) itu hanya administrasi dan wawancara, Bea Mahakarya ini mencakup tiga tahap seleksi. Seleksi administrasi, tes tertulis dan wawancara, serta survei. Dilihat dari pengembangan programnya pun saya rasa akan lebih baik dari sebelumnya,” tutur Hendi ketika diminta mengemukakan pendapatnya mengenai Bea Mahakarya Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) Bandung.

Hendi Fauzi Kusdinar, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, jurusan Psikologi angakatan 2005 ini mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti tahapan seleksi calon penerima Bea Mahakarya DPU DT Bandung. Mahasiswa yang sempat menjadi peserta program Beasiswa Prestatif DPU DT ini berharap dengan Bea Mahakarya ini ia bisa merubah dan memperbaiki diri, baik dari segi kepribadian maupun karakter dan juga berharap bisa menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan.

Dari keseluruhan tahapan seleksi, yang dirasa paling berat oleh Hendi adalah tahap tes tertulis sesi dua.

“Pada saat pengisian mata pelajaran umum, seolah-olah SPMB kembali dan tidak ada pemberitahuan akan seperti apa. Kalau yang agama, itu mungkin keseharian. Tapi untuk ilmu pengetahuan seperti ini, atau ilmu terapan seperti fisika perlu ada persiapan terlebih dahulu. Mungkin kalau yang jurusan fisika mudah di fisika, yang jurusan Bahasa Inggris mudah di Bahasa Inggris. Tapi bagi yang lain, contoh anak teknik. Seperti apa? Soalnya nggak ada yang nyangkut sama jurusan sekarang,” keluh anak bungsu dari 10 bersaudara pasangan Utis Sutisna (70) dan Siti Khadijah (50) ini.

Aktivis kampus yang sempat menjadi member Program Tutorial (PT), anggota Forum Komunikasi Ormawa (FKO), dan beberapa UKM lain seperti BAQI serta Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa (UKDM) ini bersyukur bisa menyelesaikan 80 % soal yang diberikan oleh panitia.

Meski berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, tak menyurutkan langkah Hendi untuk senantiasa belajar. Hal ini mengantarkan Hendi meraih berbagai prestasi. Sejak SD Hendi selalu mendapatkan prestasi di kelas. Di SMP Hendi merupakan peraih NEM terbesar di sekolahnya. Di SMA Hendi pun tidak pernah keluar dari peringkat 1-3 di sekolahnya. Berbagai lomba pernah diikutinya, dan di tempat kuliahnya Hendi sempat menjadi juara Public Speaking tingkat fakultas.

“Belajar, bergerak, bermanfaat,” kata Hendi, menyampaikan moto hidupnya.
Hendi yang kini diamanahi sebagai Ketua BEM Jurusan Psikologi UPI, memberikan komentar perihal DPU DT.

”Saya lihat saat ini program-program DPU DT sudah bagus, sudah mengena pada apa yang dibutuhkan mahasiswa. Semoga DPU DT senantiasa bisa memberikan yang terbaik bagi umat. Jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi dan memberikan yang terbaik setelah dievaluasi. Tetap semangat buat yang telah merancang program Bea Mahakarya ini,” ungkapnya, menutup perbincangan.




NURMALASARI BAYU,
Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung




[ Cetak ]  [ Kirim Keteman ]  [ Arsip ]

Berita DPU lainya :
- DPU Salurkan Hewan Ternak DTM
- Titipan Zakat dari MT Telkomsel
- DPU Yogya Kunjungi Cankringan, Sleman
- Penyerahan 13 Kalimat DPU DT
- Demo Masak dan Pelatihan Rempeyek
[ Kembali ]
   
Nomor Donatur
Password
 
  
Anda dapat langsung mengubungi layanan donatur kami dibawah ini atau melalui halaman contact yang telah kami sediakan.
Layanan Donatur
Redaksi Media
:: DPU DT Bandung
:: DPU DT Semarang
:: DPU DT Jakarta
:: DPU DT Bogor
:: DPU DT Priangan Timur
:: DPU DT Lampung
:: DPU DT Palembang
:: DPU DT Pontianak
:: DPU DT Yogyakarta
  
Website ini dibuat dan dimaintenance oleh Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid Bandung @ 2007
Semua isi dalam website ini boleh disalin dan disebarluaskan untuk kepentingan non-bisnis dan harus sepengetahuan
redaksi website DPU Daarut Tauhiid.