Anak Yatim binaan DPU DT, Ikuti Olimpiade Matematika Se-Kota Bandung
Oleh : Suhendri Cahya Purnama
SABTU, 8 Maret 2008, Aghni Faudzan Adhima, salah satu anak asuh Rumah Keluarga Daarul Ihya (RKDI) Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) Bandung, mengikuti Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (MIPA) Se-Kota Bandung, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cicabe 1-2 dan SDN Jatihandap 1 Jalan H.Abdul Hamid No.66 Bandung.
Aghni terpilih setelah pada Kamis, 6 Maret 2008, berhasil menyisihkan peserta dari enam sekolah dasar yang tergabung dalam gugus satu se-Kecamatan Sukasari. Atas keberhasilan tersebut, ia berhak bersama-sama dengan 11 siswa yang lain, mewakili kecamatan Sukasari. Enam siswa untuk mata pelajaran Matematika, enam siswa untuk IPA dan Aghni terpilih untuk mata pelajaran Matematika. Aghni tercatat sebagai siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) Isola I Kecamatan Sukasari. Menurut Kepala Sekolah SDN Isola I, Dra. Ani Karmini saat ditemui mengatakan, Aghni adalah siswa baru di sekolah yang sudah enam tahun ia pimpin tersebut. Ia baru masuk, sekitar setahun yang lalu.
“Aghni anaknya pendiam, tapi bisa bergaul. Hanya tidak seperti teman-temannya yang lain, yang sangat lincah sekali. Ia juga di dalam kelasnya penurut,” tutur Ani berkomentar.
Hal yang sama disampaikan Enih Sulaenih, wali kelas V SDN Isola I.
”Sifatnya sangat santun, dewasa dan kreatif dalam proses belajar mengajar (KBM). Ia tak segan-segan menawarkan alternatif pemecahan soal yang berbeda dengan yang saya ajarkan. Khususnya dalam mata pelajaran Matematika, Aghni sangat pandai memecahkan soal yang bersifat cerita. Oleh karena itu, saya tidak ragu untuk langsung menunjuk Aghni mengikuti Olimpiade MIPA mewakili SDN Isola I, meskipun tanpa persiapan yang optimal karena pendeknya waktu pemberitahuan dengan hari pelaksanaan,” ungkapnya.
Aghni terbukti bisa menjawab harapan tersebut. Ia mampu lolos seleksi pertama tingkat kecamatan, dan selanjutnya mengikuti seleksi di tingkat kota Bandung.
Pepen Efendi, pembimbing anak asuh di RKDI DPU DT Bandung, tak dapat menutupi rasa bangganya. Ia mengatakan bahwa dibanding prestasi anak-anak lain di RKDI, prestasi akademik Aghni amat menonjol.
”Ia masih suka menangis apabila mengenang Ayahnya yang sudah meninggal setahun yang lalu,” kata Pepen sembari menatap anak asuhnya itu.
|