Pekan Kemandirian RKDI
Oleh : Suhendri Cahya PurnamaPagi belum lagi menjelang siang, ketika terlihat dua anak sedang menjajakan makanan di sekitar kawasan Pesantren Daarut Tauhiid. Dengan penuh semangat, mereka menawarkan dagangannya kepada setiap jamaah yang tampak ramai pada pagi Jum’at (27/6) itu.
Kiki dan Aghni, nama kedua anak tersebut, dan tercatat sebagai anak asuh binaan Rumah Keluarga Daarul Ihya (RKDI) Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) Bandung. Selama sepekan, bersama-sama tujuh anak binaan lainnya, Kiki dan Aghni mengikuti program pekan kemandirian.
Menurut Pepen Efendi, pengasuh RKDI, program yang dimulai sejak Senin (23/6) ini, bertujuan melatih mental dan jiwa entrepreneur para anak asuh RKDI. Selama sepekan, mereka dikondisikan untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, yaitu dengan belajar berjualan. Selain itu, mereka juga dilatih untuk mandiri dalam urusan pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, membersihkan asrama, dan sebagainya.
Selain itu, Pepen melanjutkan bahwa program yang diselenggarakan bersamaan dengan libur akhir semester ini, dirancang agar mereka dapat hidup mandiri setelah lulus dari RKDI. “Untuk itu, kita beri mereka pengetahuan dan keterampilan entrepreneurship, supaya mereka bisa mandiri ketika nantinya berada di tengah-tengah masyarakat,” jelas Pepen.
Ingin tahu bagaimana tanggapan dari kedua anak yatim tersebut? Ketika ditanya tujuan mereka mengikuti program kemandirian ini, dengan serempak Kiki dan Aghni menjawab, “Untuk mengisi liburan, menguatkan mental dan bisa hidup mandiri. Dan juga menambah uang makan,” ujar mereka bersemangat.
|