
Membludak. Acara akbar dari Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid yaitu Nyate Bareng Sahabat, dibanjiri tamu undangan. Mayoritas adalah anak-anak dari para penerima manfaat program Microfinance Syariah Berbasis Masyarakat (Misykat) dan Desa Mandiri.
Acara yang digelar di Aula Daarul Hajj dan Daarul Ilmi, komplek Pesantren Daarut Tauhiid Bandung itu, sebenarnya hanya menargetkan jumlah peserta sebanyak 500 orang. Namun, antusias yang tinggi dari para tamu undangan, yang tak hanya anak-anak tapi juga dari para orang tuanya, membuat aula utama menjadi penuh sesak.
Panitia pun sempat dihinggapi kecemasan. Sate sebanyak 2.500 tusuk, dikhawatirkan tak mencukupi. Begitu juga dengan lauk pauk yang khusus disediakan untuk merayakan hari raya kurban tahun ini.
Untunglah, kekhawatiran itu tak jadi kenyataan. Selain setiap tamu undangan dapat menikmati sate dan lauk pauk yang terbilang mewah, turut disediakan pula dua kambing guling.
Kehadiran kambing guling yang langsung dibakar pada saat acara berlangsung, memang menarik perhatian banyak tamu undangan. Tak cuma anak-anak yang mengerumuni, para orang tua dan tamu undangan lainnya pun banyak yang melihat bagaman kambing guling dibakar hingga matang dan siap disantap.
Selasa (8/11), DPU Daarut Tauhiid serentak mengadakan acara nyate bareng dari sebagian hewan kurban para muqarib. Tidak hanya di Bandung, acara serupa juga dilaksanakan di tujuh kota lainnya, yaitu Jakarta, Bogor, Tasikmalaya, Semarang. Yogyakarta, Lampung dan Palembang. (Suhendri Cahya Purnama/2011)
0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Program Reguler








