Berita DPU
Serunya Belajar Sambil Mengenal Alam

Adzkia Islamic School (AIS) yang berada di bawah naungan Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid mengadakan kunjungan edukasi ke Sukabumi, Kamis (29/12). Kegiatan ini memang jadi salah satu agenda dan program pendidikan rutin AIS setiap tahunnya di semester ganjil. Diikuti seluruh siswa SMP dan SMA AIS, acara bertema "Mengenal Industri Lebih Dekat dalam Berbagai Ragaman Wawasan". Mereka mengunjungi dua tempat, yaitu PT Yakult dan Situs Museum Palagan Bojongkokosan.


Saat di Pabrik PT Yakult yang terletak di daerah Cicurug, para pelajar mendengarkan presentasi dari pihak PT Yakult, mulai dari sejarah, manfaat dan sebagainya. Tidak lupa, mereka juga diajak melihat langsung proses pembuatan minuman susu fermentasi ini. "Mereka bisa sekalian tahu tentang fermentasi dari bakteri lactobacillus dan asam laktat dan bagaimana dasar-dasarnya dalam hukum Islam," ujar Dede Darmawan, salah satu guru AIS yang ikut mendampingi.


Sementara itu, sekitar halaman situs bersejarah Palagan yang punya banyak tanah lapang, digunakan para pelajar AIS sebagai tempat outbond, melakukan diskusi tentang kunjungan selama di Pabrik PT Yakult. Termasuk juga belajar tentang perjuangan para pejuang Sukabumi melawan sekutu Inggris dan Belanda yang ingin mengembalikan penjajahannya di Indonesia.


"Momen spesialnya tentu saja pas games tukar-tukaran kado. Para pelajar bisa saling berbagi meskipun nilai hadiahnya cuma Rp5.000,-. Yang paling spesialnya adalah adanya kebersamaan, bisa sekalian jalan-jalan dan dapat ilmu juga," ujar Dede yang akrab disapa Darma ini.

Belajar Makin Menyenangkan
Agenda rutin ke luar kota pertama kali diadakan tahun lalu, yaitu ke Botanical Garden, Bogor. Waktu itu para pelajar AIS belajar tentang pengembangan bio science. Sedangkan tahun ini tentang biokimia dalam penerapan pangan. Darma memang ingin bidang pelajaran yang diberikan tiap tahun berbeda-beda.

 

"Makanya tahun depan, saya ingin anak-anak AIS belajar tentang ekologi. Karena yang saya lihat ekologi menjadi persoalan lingkungan paling besar tahun ini, dan tahun-tahun ke depannya. Inginnya ada penyuluhan dan observasi langsung ke Pulau Seribu. Semoga bisa terealisasi," harapnya.


Melalui Industrial Visit ini, Darma berharap para pelajar AIS yang berasal dari kalangan tidak mampu ini, bisa mendapatkan penyegaran saat liburan dengan hal-hal baru. Belajar pun bisa makin menyenangkan. "Tidak hanya tentang pelajaran sekolah, tapi mereka juga baru pertama kalinya belajar menjamak salat fardhu. Selain itu, belajar juga tentang berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang baru. Banyak kecerdasan lagi yang bisa mereka aplikasikan," tambah Darma. (Yasir/2011)


KirimKirim
ArsipArsip
RSSRSS
printPrint
Bookmark and Share

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Nama
E-mail
Komentar


Program Terkait

Adzkia Islamic School

Komitmen DPU DT untuk membina dan mengembangkan potensi pendidikan masyarakat dhuafa. Pemberdayaan di bidang pendidikan sekolah gratis ini dijalankan melalui metode pembinaan mental dan akhlaq, serta entrepreuner dengan pengawasan pembinaan...
Member/Donatur Login
Layanan Online
Yahoo Messenger
YM Status

Skype
My status
Mitra
Banner Program